Manus AI dan Meta: dari Akuisisi $2 Miliar, hingga Drama Pembatalan oleh China
![]() |
| Manus AI dan Meta: dari Akuisisi $2 Miliar, hingga Drama Pembatalan oleh China |
Nama Manus AI belakangan ini ramai dibahas, apalagi setelah Meta dikabarkan mengakuisisinya dengan nilai lebih dari US$2 miliar. Tapi cerita Manus dan Meta ini ternyata nggak sesederhana "diakuisisi lalu happy ending",ada plot twist besar yang baru terjadi minggu ini. Yuk, kita bahas dari awal sampai update terbarunya.
Awal Mula: Manus AI
Manus AI adalah startup pengembang agen AI otonom (autonomous AI agent) yang awalnya dikembangkan oleh tim di balik Butterfly Effect, sebuah perusahaan AI asal China, sebelum kemudian berbasis di Singapura. Bedanya Manus dengan chatbot AI biasa, agen ini dirancang untuk benar-benar mengeksekusi tugas, bukan cuma menjawab pertanyaan — mulai dari riset, membuat laporan, sampai menyusun konten secara otomatis.
Dalam waktu kurang dari setahun sejak rilis publiknya di awal 2025, Manus berhasil mencetak Annual Recurring Revenue (ARR) sekitar US$100 juta, sebuah angka yang bikin banyak raksasa teknologi melirik.
Meta Resmi Mengakuisisi Manus
Pada akhir Desember 2025, Meta mengumumkan akuisisi Manus dalam transaksi senilai lebih dari US$2 miliar, dan proses ini rampung di awal Januari 2026. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Meta ingin bergeser dari sekadar mengembangkan model bahasa besar (seperti Llama) ke arah agen AI yang bisa langsung bekerja untuk pengguna dan bisnis.
Visi besarnya selaras dengan apa yang sering disebut Mark Zuckerberg sebagai "personal superintelligence", AI yang memahami penggunanya secara mendalam dan bisa bertindak secara otonom atas nama mereka, terintegrasi di seluruh ekosistem Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Meta AI.
Fitur dan Integrasi Manus di Aplikasi Meta: Apa yang Sempat Diluncurkan?
Setelah akuisisi, Meta mulai merilis berbagai integrasi beta Manus ke dalam Family of Apps mereka. Berikut beberapa kegunaan utamanya:
1. Manus Connector untuk Meta Ads Manager Buat para pebisnis dan marketer, biasanya tantangan terbesar bukan soal kurangnya data, tapi proses manual untuk mengolahnya. Dengan connector ini, Manus bisa mengakses data performa kampanye di Ads Manager dan langsung mengubahnya jadi laporan siap presentasi — dalam bentuk website, dashboard, slide, atau infografis.
2. Instagram Creator Marketplace Connector Mencari kreator yang tepat untuk kampanye bisa jadi proses yang melelahkan. Manus terhubung ke lebih dari 2 juta kreator di Instagram Creator Marketplace, lengkap dengan data audiens first-party, sehingga bisnis bisa lebih cepat menemukan partner kolaborasi yang sesuai target marketing mereka.
3. Integrasi Manus di Instagram Lewat connector ini, bisnis bisa melakukan ideasi, membuat, mempublikasikan, sampai menganalisis konten — baik itu Post, Carousel, Story, maupun Reels — dalam satu workflow terpadu. Tujuannya menghilangkan friksi antara proses pembuatan konten dan distribusinya.
4. Manus di WhatsApp Business Ini salah satu yang paling menarik buat pelaku usaha kecil dan solo entrepreneur. Manus berfungsi sebagai "partner kerja" langsung dari chat WhatsApp Business — misalnya, ketika ada calon klien yang chat, Manus bisa membantu cek kalender, ambil data harga, dan menyusun draf balasan profesional secara otomatis. Bahkan, cukup kirim voice note rencana proyek, Manus bisa menyusunnya jadi to-do list.
5. Rencana Integrasi ke Paket Berlangganan Meta
Meta juga sempat mengumumkan rencana menghadirkan akses ke kemampuan AI tingkat lanjut berbasis Manus sebagai bagian dari paket premium berbayar di WhatsApp dan Instagram, sebagai bagian dari strategi monetisasi baru mereka di 2026.
China Memerintahkan Pembatalan Akuisisi
Pada 27 April 2026, regulator China : National Development and Reform Commission (NDRC) memerintahkan pembatalan akuisisi Manus oleh Meta dengan alasan keamanan nasional. Hal ini terjadi karena Manus memiliki akar historis dari perusahaan asal China (Butterfly Effect), meski sudah berpindah basis ke Singapura dan sebagian besar karyawan asal Chinanya sudah tidak lagi bekerja di sana.
Yang lebih dramatis, per 13 Juni 2026, Meta dilaporkan sudah mulai membongkar akuisisi ini secara konkret, melakukan separasi operasional dan menghentikan data sharing antara kedua perusahaan. Investor asal AS seperti Benchmark dikabarkan sudah menerima hasil dari penjualan saham mereka, sementara investor Asia seperti Tencent, HSG, dan ZhenFund disebut akan ikut bekerja sama dalam proses pembatalan ini.
Bahkan, para co-founder Manus dikabarkan sedang menjajaki opsi untuk mendapatkan pendanaan baru sekitar US$1 miliar dari investor luar untuk "mengambil kembali" startup mereka, kemungkinan lewat struktur joint venture dengan China dan rencana listing di Hong Kong.
Jadi, Bagaimana Nasib Fitur Manus di Meta?
Dengan adanya pembatalan akuisisi dan pemutusan data sharing ini, besar kemungkinan integrasi-integrasi Manus yang sempat diluncurkan di Instagram, Ads Manager, dan WhatsApp Business akan terdampak , entah dihentikan, dikembangkan ulang secara independen oleh Meta, atau menunggu kejelasan status hukum Manus pasca-pembatalan.
Situasi ini juga jadi contoh nyata bagaimana ketegangan geopolitik AS-China bisa secara langsung memengaruhi produk teknologi yang sudah dipakai jutaan orang, termasuk fitur-fitur AI yang sebelumnya digadang-gadang akan jadi andalan baru di aplikasi sehari-hari kita.
Perjalanan Manus AI bersama Meta ini adalah contoh sempurna betapa cepatnya lanskap AI berubah: dari startup yang viral, diakuisisi senilai miliaran dolar, mulai diintegrasikan ke platform-platform raksasa seperti Instagram dan WhatsApp, sampai akhirnya menghadapi pembatalan akuisisi karena isu geopolitik, semua dalam waktu kurang dari enam bulan. Buat kita sebagai pengguna dan pelaku bisnis digital, ini jadi pengingat penting untuk terus update dengan perkembangan AI agentic, karena fitur yang hari ini ada di tangan kita, bisa saja besok berubah arah sepenuhnya.

Posting Komentar untuk "Manus AI dan Meta: dari Akuisisi $2 Miliar, hingga Drama Pembatalan oleh China"
Silahkan mengikuti blog ini, atau anda bisa berlangganan artikel dengan memasukan alamat email anda pada slidebar sebelah kanan. Terima kasih